Laka Laut Terjadi Lagi, 2 Remaja Asal Pejagoan Hilang di Pantai Gajah Puring Sore Ini

Lagi, Mandi di Muara Pantai Gajah Puring, Dua Remaja Asal Pejagoan Hilang Terseret Arus
 Dua remaja asal Kuwayuhan, Pejagoan, hilang terseret arus di Pantai Gajah, Puring, Kebumen, Jumat sore. Dua rekan lainnya berhasil selamat. (Foto: Humas BPBD Kebumen)

PALINGKEBUMEN.COM - Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di pesisir selatan Kebumen, Jawa Tengah. 

Dua orang remaja dilaporkan hilang terseret ombak saat sedang bermain air di Pantai Gajah, Desa Waluyorejo, Kecamatan Puring, pada Jumat, 3 April 2026 sore.

Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, mengonfirmasi bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB. 

Korban merupakan bagian dari rombongan remaja asal Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula saat rombongan yang berjumlah 17 orang beserta seorang sopir tiba di Pantai Gajah. 

Sesampainya di lokasi, beberapa remaja langsung menuju area sungai di tepi pantai untuk bermain air tanpa sepengetahuan sopir rombongan.

"Korban bersama rekan-rekannya bermain terlalu ke tengah hingga akhirnya terseret ombak dan terbawa arus muara," ujar Heri Purwoto dalam keterangan tertulisnya.

Dari empat remaja yang terseret arus, dua di antaranya berhasil diselamatkan, yakni VZA (14), dan DM (13), warga Desa Kuwayuhan, Pejagoan.

Identitas Korban Hilang

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan.

Yaitu GA (12), dan KAA (13), warga  Desa Kuwayuhan, Kecamat Pejagoan.

Upaya Pencarian

Operasi pencarian dilakukan oleh unsur gabungan yang terdiri dari BPBD Kebumen, Basarnas Cilacap, Polsek Puring, Koramil, Pemerintah Kecamatan Puring, SAR Tunas Kelapa, serta dibantu oleh masyarakat setempat dan pihak keluarga korban.

Kondisi terkini di lokasi kejadian melaporkan bahwa kedua korban masih dalam status pencarian. 

Tim di lapangan terus memantau pergerakan arus dan melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi kejadian.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat berkunjung ke pantai selatan dan menghindari bermain air di area yang rawan atau memiliki arus kuat, terutama saat pengawasan minim.***