Krisis Air Bersih Kebumen, BPBD Sudah Salurkan 356 Ribu Liter Air ke 21 Desa Terdampak Kekeringan
| BPBD Kebumen Salurkan 356.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan. (Foto: Humas BPBD Kebumen) |
PALINGKEBUMEN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen telah menyalurkan sebanyak 356.000 liter bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut didistribusikan selama periode 3 hingga 20 Agustus 2026.
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, menyampaikan bahwa selama periode tersebut pihaknya telah mendistribusikan 79 tangki air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 336.000 liter atau 75 tangki bersumber dari APBD Kabupaten Kebumen.
Sementara itu, 20.000 liter atau empat tangki lainnya berasal dari dukungan Corporate Social Responsibility (CSR).
Bantuan air bersih telah menjangkau 21 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Secara keseluruhan, distribusi tersebut memberikan manfaat kepada 4.984 kepala keluarga (KK) atau 16.590 jiwa.
Desa yang menerima bantuan dengan jumlah distribusi terbanyak adalah Kalirejo sebanyak 10 tangki, disusul Clapar 7 tangki. Sidoagung, Kalijering, dan Tunjungseto masing-masing menerima 6 tangki.
Selanjutnya, Gunungsari dan Bojongsari masing-masing mendapat 5 tangki. Karangpoh, Kenteng, dan Nogoraji masing-masing 4 tangki. Kebagoran, Jogomulyo, dan Penimbun masing-masing 3 tangki.
Adapun Pagebangan, Ginandong, Giritirto, Rowokele, dan Soka masing-masing menerima 2 tangki. Sementara Grenggeng, Jatinegara, dan Krakal masing-masing mendapat 1 tangki air bersih.
Distribusi air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Kabupaten Kebumen membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama kondisi kekeringan.
Hingga 20 Agustus 2026, bantuan telah menjangkau ribuan keluarga di berbagai wilayah yang terdampak.***