IPM Kebumen Naik Jadi 73,17, Tapi Masih Peringkat 23 dari 35 Daerah di Jateng

IPM Kebumen Naik Jadi 73,17, Tapi Masih Peringkat 23 dari 35 Daerah di Jateng
Naik jadi 73,17, IPM Kebumen masih berada di peringkat 23 Jawa Tengah. (Foto: Ilustrasi AI)
PALINGKEBUMEN.COM - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kebumen terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2025, IPM Kebumen mencapai 73,17, naik dari 72,48 pada 2024 dan 71,88 pada 2023.

Meski nilainya terus bertambah, posisi Kebumen dalam perbandingan IPM kabupaten/kota di Jawa Tengah masih berada di peringkat ke-23 dari 35 daerah.

Data Statistik Daerah Kabupaten Kebumen 2026 menunjukkan peningkatan IPM tersebut diikuti kenaikan pada indikator kesehatan, pendidikan, serta pengeluaran per kapita yang disesuaikan.

IPM Kebumen Naik 0,69 Poin

IPM Kebumen pada 2025 tercatat 73,17 atau meningkat 0,69 poin dibandingkan 2024 yang mencapai 72,48.

Jika dibandingkan dengan 2023, IPM Kebumen telah meningkat 1,29 poin, dari 71,88 menjadi 73,17.

IPM merupakan indikator yang digunakan untuk menggambarkan capaian pembangunan manusia melalui tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Angka Harapan Hidup dan Pendidikan Meningkat

Dari dimensi kesehatan, Angka Harapan Hidup saat lahir di Kebumen meningkat dari 75,22 tahun pada 2024 menjadi 75,56 tahun pada 2025.

Pada dimensi pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) naik dari 13,39 tahun menjadi 13,42 tahun. Sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat dari 7,87 tahun menjadi 7,89 tahun.

Kenaikan pada indikator tersebut menunjukkan perbaikan pada komponen kesehatan dan pendidikan yang digunakan dalam penghitungan IPM Kebumen.

Pengeluaran Per Kapita Tembus Rp10,6 Juta

Komponen standar hidup layak juga mengalami peningkatan.

BPS mencatat pengeluaran per kapita yang disesuaikan mencapai Rp10,658 juta per orang per tahun pada 2025, naik dari Rp10,176 juta pada 2024. Pada 2023, indikator tersebut tercatat Rp9,734 juta.

Dengan demikian, seluruh komponen IPM Kebumen yang disajikan BPS mengalami peningkatan pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Masih Peringkat 23 dari 35 Daerah

Di tengah kenaikan nilai IPM, posisi Kebumen dalam perbandingan kabupaten/kota di Jawa Tengah masih berada di peringkat ke-23 dari 35 daerah.

Dalam perbandingan wilayah sekitar yang ditampilkan BPS, IPM Kebumen sebesar 73,17 masih berada di bawah Purworejo 75,93, Banyumas 75,44, dan Cilacap 73,45.

Sementara itu, IPM Wonosobo tercatat 71,50 dan Banjarnegara 70,61, berada di bawah Kebumen.

Data tersebut menunjukkan bahwa nilai IPM Kebumen terus mengalami peningkatan, meski posisi relatifnya dalam peringkat kabupaten/kota di Jawa Tengah masih berada di urutan ke-23.

Bagi Kebumen, kenaikan IPM menjadi 73,17 pada 2025 menunjukkan adanya perbaikan pada indikator kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. 

Namun, posisi peringkat juga memperlihatkan masih adanya ruang untuk meningkatkan capaian pembangunan manusia dibandingkan daerah lain di Jawa Tengah.***