Lahan Garam Kebumen Meluas Hampir 8 Kali Lipat, Produksi Justru Turun pada 2025

Lahan Garam Kebumen Meluas Hampir 8 Kali Lipat, Produksi Justru Turun pada 2025
Aktivitas produksi garam di Kabupaten Kebumen. Data BPS mencatat luas lahan garam Kebumen meningkat menjadi 13,83 hektare pada 2025, tetapi produksi turun menjadi 38,68 ton. (Foto: Dok. Paling Kebumen)
PALINGKEBUMEN.COM - Luas lahan garam di Kabupaten Kebumen melonjak hampir delapan kali lipat pada 2025. 

Namun, perluasan lahan tersebut justru diikuti penurunan produksi garam dibandingkan tahun sebelumnya.

Data Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas lahan garam di Kebumen mencapai 13,83 hektare pada 2025. 

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan 2024 yang tercatat hanya 1,77 hektare.

Artinya, luas lahan garam bertambah 12,06 hektare atau sekitar 681,4 persen dalam setahun. 

Jika dibandingkan berdasarkan rasio, luas lahan pada 2025 menjadi sekitar 7,8 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Meski lahannya semakin luas, produksi garam Kebumen justru mengalami penurunan. Produksi pada 2024 tercatat 54,11 ton, sedangkan pada 2025 turun menjadi 38,68 ton.

Dengan demikian, produksi garam berkurang 15,43 ton atau sekitar 28,5 persen dalam setahun.

Produktivitas Turun Tajam

Penurunan produksi terlihat lebih mencolok jika dibandingkan dengan luas lahan yang tersedia. 

BPS mencatat produktivitas garam Kebumen pada 2024 mencapai 30,57 ton per hektare.

Pada 2025, angka tersebut turun drastis menjadi hanya 2,80 ton per hektare. Dengan demikian, produktivitas tercatat turun sekitar 90,8 persen.

Pada saat yang sama, jumlah petambak garam juga bertambah. Dari 21 petambak pada 2024, jumlahnya menjadi 84 petambak pada 2025 atau meningkat menjadi empat kali lipat.

Data tersebut menunjukkan adanya perubahan cukup besar pada usaha garam di Kebumen sepanjang 2025. 

Perluasan lahan dan bertambahnya jumlah petambak belum diikuti peningkatan produksi maupun produktivitas.

BPS memberikan tanda bintang (*) pada data 2025, yang menunjukkan angka tersebut masih bersifat sementara.

Produksi Garam Jawa Tengah Juga Turun

Penurunan produksi tidak hanya tercatat di Kebumen. Secara keseluruhan, luas lahan garam di Jawa Tengah pada 2025 tercatat 5.825,47 hektare, turun dibandingkan 8.267,82 hektare pada 2024.

Produksi garam Jawa Tengah juga mengalami penurunan. Pada 2024 produksinya tercatat sekitar 536,61 ribu ton, sedangkan pada 2025 berada di kisaran 177,32 ribu ton.

Kondisi tersebut menempatkan perkembangan usaha garam Kebumen sebagai salah satu data menarik dalam melihat dinamika produksi garam di Jawa Tengah.

Namun, data BPS tersebut belum menjelaskan faktor penyebab turunnya produksi dan produktivitas garam Kebumen pada 2025. 

Karena itu, perubahan tersebut perlu dibaca sebagai gambaran statistik kondisi usaha garam, bukan sebagai kesimpulan mengenai penyebabnya.***