Pengeluaran Warga Kebumen Naik 10,74 Persen, Porsi Belanja Makanan Masih 50,99 Persen
PALINGKEBUMEN.COM - Pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, meningkat pada 2025.
Dibandingkan tahun sebelumnya, rata-rata pengeluaran per kapita naik 10,74 persen, sementara belanja makanan masih mengambil porsi lebih dari separuh total pengeluaran masyarakat.
Data Statistik Daerah Kabupaten Kebumen 2026 mencatat porsi pengeluaran untuk makanan mencapai 50,99 persen pada 2025. Sementara pengeluaran untuk kebutuhan nonmakanan berada di angka 49,01 persen.
Pengeluaran Per Kapita Naik 10,74 Persen
Kenaikan pengeluaran masyarakat terlihat dari perubahan rata-rata pengeluaran per kapita selama 2024–2025.
BPS mencatat pengeluaran per kapita masyarakat Kebumen meningkat 10,74 persen pada periode tersebut. Kenaikan ini menjadi salah satu gambaran perubahan pola pengeluaran rumah tangga di Kebumen.
Jika dilihat berdasarkan kelompok pendapatan, kenaikan pengeluaran terjadi pada seluruh kelompok. Kelompok 20 persen masyarakat dengan pengeluaran tertinggi mengalami kenaikan sebesar 14,38 persen.
Sementara itu, kelompok 40 persen masyarakat dengan pengeluaran terendah mengalami kenaikan pengeluaran sebesar 9,04 persen, sedangkan kelompok 40 persen di tengah naik 7,81 persen.
Belanja Makanan Masih Lebih dari Separuh
Meski total pengeluaran meningkat, makanan masih menjadi komponen terbesar dalam pengeluaran masyarakat Kebumen pada 2025.
Porsi pengeluaran untuk makanan tercatat 50,99 persen, sedangkan nonmakanan sebesar 49,01 persen.
Komposisi tersebut mengalami perubahan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2023, pengeluaran makanan mencapai 51,29 persen, kemudian meningkat menjadi 53,30 persen pada 2024, sebelum turun menjadi 50,99 persen pada 2025.
Sebaliknya, porsi pengeluaran nonmakanan turun dari 48,71 persen pada 2023 menjadi 46,70 persen pada 2024, lalu kembali meningkat menjadi 49,01 persen pada 2025.
Kenaikan Pengeluaran Terjadi di Semua Kelompok
Data BPS juga menunjukkan perbedaan kenaikan pengeluaran berdasarkan kelompok masyarakat.
Kelompok 20 persen dengan pengeluaran tertinggi mencatat pertumbuhan pengeluaran 14,38 persen, lebih tinggi dibandingkan kelompok 40 persen terbawah yang naik 9,04 persen.
Adapun kelompok 40 persen masyarakat di tengah mengalami kenaikan sebesar 7,81 persen.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran per kapita tidak berlangsung dengan besaran yang sama pada seluruh kelompok pengeluaran.
Porsi Makanan Masih Dominan
Dengan porsi mencapai 50,99 persen, makanan masih menjadi komponen terbesar dalam struktur pengeluaran masyarakat Kebumen pada 2025.
Namun, selisih antara pengeluaran makanan dan nonmakanan semakin tipis. Pada 2025, perbedaannya hanya 1,98 poin persentase, dengan makanan 50,99 persen dan nonmakanan 49,01 persen.
Data tersebut memberikan gambaran bahwa meskipun pengeluaran masyarakat Kebumen meningkat, kebutuhan makanan masih menyerap bagian terbesar dari pengeluaran rumah tangga.***
