Tak Hanya Bupati Perempuan, 6 Kecamatan di Kebumen juga Dipimpin Camat Wanita
![]() |
| Enam camat perempuan memimpin sejumlah kecamatan di Kebumen. (Foto: Pemkab Kebumen) |
PALINGKEBUMEN.COM - Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tidak hanya dipimpin oleh seorang bupati perempuan.
Dari total 26 kecamatan yang tersebar di wilayah ini, tercatat sebanyak enam kecamatan dipimpin oleh sosok perempuan.
Kehadiran para camat perempuan ini menjadi catatan sejarah baru sekaligus memperkuat representasi gender dalam jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Keterlibatan perempuan dalam struktur pimpinan ini tidak hanya berhenti di level Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau posisi strategis di tingkat kabupaten.
Tetapi juga merambah hingga ke lini terdepan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan.
Fenomena ini selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Kebumen yang memberikan ruang luas bagi aparatur sipil negara (ASN) perempuan untuk menduduki jabatan manajerial berdasarkan kompetensi mereka.
Berikut adalah daftar enam srikandi yang kini mengemban amanah sebagai Camat di Kabupaten Kebumen:
- Rusta Nurhayati: Camat Pejagoan
- Unggul Winarti: Camat Padureso
- Unik Ganiwati: Camat Alian
- Siti Nuriatun Faoziyah: Camat Karangsambung
- Azida Nurul Hayya: Camat Buluspesantren
- Puji Lestari: Camat Karanganyar
Kehadiran para pemimpin perempuan ini diharapkan membawa warna baru dalam pola pendekatan sosial dan pelayanan publik di masing-masing wilayah kerja mereka.
Dengan latar belakang pengalaman birokrasi yang mumpuni, para camat ini memiliki peran krusial dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.
Mulai dari sektor pesisir seperti Buluspesantren hingga wilayah perbukitan seperti Karangsambung.
Pencapaian ini membuktikan bahwa kompetensi kepemimpinan di Kebumen bersifat inklusif.
Yakni memberikan kesempatan yang sama bagi setiap pejabat berprestasi untuk berkontribusi langsung bagi kemajuan Bumi Beriman.
Masyarakat pun berharap, para camat perempuan ini mampu membawa perubahan nyata dan pelayanan yang lebih dekat dengan warga di masing-masing kecamatan.***
