Warga Kebumen Ramai-Ramai Pindah Keluar Daerah, Ini Kecamatan dengan Angka Migrasi Tertinggi

Warga Kebumen Ramai-Ramai Pindah Keluar Daerah, Ini Kecamatan dengan Angka Migrasi Tertinggi
Data migrasi Kebumen 2025, 31 ribu warga pilih pindah keluar. (Foto: Ilustrasi Canva)

PALINGKEBUMEN.COM - Sebanyak 31.966 penduduk Kabupaten Kebumen meninggalkan daerahnya sepanjang 2025. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan pendatang yang hanya 21.318 jiwa. 

Data terbaru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kebumen menunjukkan bahwa arus migrasi keluar mendominasi pergerakan penduduk di Bumi Sawangan.

Berdasarkan Data Agregat Kependudukan Kabupaten Kebumen Tahun 2025 Semester II yang bersumber dari Data Konsolidasi Bersih (DKB) Kementerian Dalam Negeri, total penduduk Kebumen saat ini mencapai 1.453.417 jiwa. 

Dari jumlah tersebut, penduduk laki-laki tercatat 736.988 jiwa atau 50,71 persen, sementara perempuan sebanyak 716.429 jiwa atau 49,29 persen.

Dari 26 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Kebumen, Kecamatan Kebumen menjadi wilayah dengan jumlah penduduk pindah keluar tertinggi, yaitu 3.550 jiwa. 

Disusul Kecamatan Sempor dengan 1.679 jiwa, kemudian Kecamatan Alian sebanyak 1.581 jiwa. 

Sementara itu, Kecamatan Padureso mencatat angka perpindahan keluar paling rendah, yakni hanya 349 jiwa.

Untuk pendatang, Kecamatan Kebumen juga menerima jumlah terbanyak dengan 2.277 jiwa. Disusul Kecamatan Alian sebanyak 1.089 jiwa, dan Kecamatan Ambal dengan 1.016 pendatang. 

Sebaliknya, Kecamatan Poncowarno hanya mencatat 270 pendatang, terendah di seluruh Kebumen.

Beberapa kecamatan lain dengan angka perpindahan keluar yang cukup tinggi antara lain Buayan (1.469 jiwa), Puring (1.455 jiwa), Gombong (1.438 jiwa), dan Ayah (1.412 jiwa). 

Sementara kecamatan dengan jumlah pendatang di atas 900 jiwa meliputi Klirong (987 jiwa), Buluspesantren (993 jiwa), dan Sempor (983 jiwa).

Secara keseluruhan, dari total 31.966 penduduk yang pindah keluar Kebumen, hanya 21.318 jiwa yang tercatat datang. 

Artinya, ada selisih lebih dari 10 ribu jiwa yang meninggalkan Kabupaten Kebumen tanpa diimbangi kedatangan dalam jumlah yang sama.

Sebaran Migrasi di Tingkat Kecamatan

1. Kebumen

  • Pindah: 3.550
  • Datang: 2.277

2. Sempor 

  • Pindah: 1.679
  • Datang: 983

3. Alian 

  • Pindah: 1.581
  • Datang: 1.089

4. Buayan 

  • Pindah: 1.469
  • Datang: 970

5. Puring 

  • Pindah: 1.455
  • Datang: 976

6. Gombong 

  • Pindah: 1.438
  • Datang: 946

7. Ayah 

  • Pindah: 1.412
  • Datang: 926

8. Ambal 

  • Pindah: 1.400
  • Datang: 1.016

9. Sruweng 

  • Pindah: 1.388
  • Datang: 837

10. Karanggayam 

  • Pindah: 1.363
  • Datang: 812

11. Klirong 

  • Pindah: 1.336
  • Datang: 987

12. Buluspesantren 

  • Pindah: 1.238
  • Datang: 993

13. Pejagoan 

  • Pindah: 1.233
  • Datang: 823

14. Kuwarasan 

  • Pindah: 1.232
  • Datang: 834

15. Mirit 

  • Pindah: 1.194
  • Datang: 860

16. Petanahan 

  • Pindah: 1.153
  • Datang: 836

17. Rowokele 

  • Pindah: 1.124
  • Datang: 595

18. Kutowinangun 

  • Pindah: 1.085
  • Datang: 808

19. Karanganyar 

  • Pindah: 1.043
  • Datang: 680

20. Karangsambung 

  • Pindah: 1.035
  • Datang: 606

21. Adimulyo 

  • Pindah: 886
  • Datang: 743

22. Prembun 

  • Pindah: 827
  • Datang: 537

23. Bonorowo 

  • Pindah: 618
  • Datang: 332

24. Sadang 

  • Pindah: 490
  • Datang: 293

25. Poncowarno 

  • Pindah: 388
  • Datang: 270

26. Padureso 

  • Pindah: 349
  • Datang: 289

Fenomena migrasi keluar yang lebih besar dibandingkan migrasi masuk ini menarik perhatian para pemangku kebijakan di Kebumen.

Tingginya angka migrasi keluar ini dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial maupun ekonomi di lapangan. 

Data agregat ini menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan pelayanan publik ke depan.***