Warga Kebumen Simpan Rp8,53 Triliun di Bank pada 2025, Kredit Tersalurkan Rp8,44 Triliun

Warga Kebumen Simpan Rp8,53 Triliun di Bank pada 2025, Kredit Tersalurkan Rp8,44 Triliun
Ilustrasi aktivitas perbankan di Kabupaten Kebumen. BPS mencatat dana yang dihimpun Bank Umum dan BPR mencapai Rp8,53 triliun pada 2025, sementara posisi kredit berdasarkan lokasi proyek mencapai Rp8,44 triliun. (Foto: Ilustrasi AI)
PALINGKEBUMEN.COM - Dana yang dihimpun perbankan di Kabupaten Kebumen mencapai Rp8,53 triliun pada 2025. 

Pada tahun yang sama, posisi kredit yang tercatat berdasarkan lokasi proyek mencapai Rp8,44 triliun.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2026 menunjukkan dana yang dihimpun Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kebumen mencapai Rp8.526.328 juta atau sekitar Rp8,53 triliun pada 2025.

Sementara itu, posisi kredit rupiah dan valuta asing Bank Umum dan BPR berdasarkan lokasi proyek di Kebumen tercatat Rp8.443.426 juta atau sekitar Rp8,44 triliun.

Jika kedua angka tersebut dibandingkan secara nominal, selisihnya hanya sekitar Rp82,90 miliar. Nilai kredit yang tercatat setara sekitar 99,0 persen dari dana yang dihimpun perbankan.

Dana Perbankan Tumbuh 9,6 Persen

Nilai dana yang dihimpun perbankan di Kebumen juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, dana yang dihimpun tercatat Rp7.777.909 juta atau sekitar Rp7,78 triliun. Angka tersebut naik menjadi Rp8.526.328 juta pada 2025.

Dengan demikian, dana yang dihimpun bertambah sekitar Rp748,42 miliar atau tumbuh sekitar 9,6 persen dalam setahun.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan nilai dana yang tercatat dihimpun oleh Bank Umum dan BPR di Kebumen sepanjang 2025.

Kredit Naik Lebih Tipis

Di sisi kredit, posisi pada 2025 juga lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

BPS mencatat posisi kredit Kebumen berdasarkan lokasi proyek sebesar Rp8.244.412 juta pada 2024. Angka tersebut meningkat menjadi Rp8.443.426 juta pada 2025.

Artinya, posisi kredit bertambah sekitar Rp199,01 miliar atau tumbuh sekitar 2,4 persen dalam setahun.

Pertumbuhan kredit tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan dana yang dihimpun perbankan. Dana yang dihimpun meningkat sekitar 9,6 persen, sementara posisi kredit bertambah sekitar 2,4 persen.

Hampir Berimbang

Perbandingan kedua angka tersebut memperlihatkan bahwa skala dana yang dihimpun dan kredit yang tercatat di Kebumen pada 2025 relatif berdekatan.

Dari setiap Rp100 dana yang dihimpun perbankan, secara hitungan nominal terdapat sekitar Rp99 posisi kredit berdasarkan lokasi proyek.

Namun, angka tersebut tidak dapat langsung disebut sebagai rasio penyaluran kredit atau loan to deposit ratio (LDR). 

Perbandingan ini merupakan penghitungan sederhana antara posisi penghimpunan dana pada Tabel 10.3.5 dan posisi kredit berdasarkan lokasi proyek pada Tabel 10.3.6.

BPS mendefinisikan data tersebut dalam cakupan Bank Umum dan BPR. Tabel penghimpunan dana mencatat posisi dana rupiah dan valuta asing. 

Sedangkan tabel kredit mencatat posisi kredit rupiah dan valuta asing berdasarkan lokasi proyek.

Dengan demikian, pada 2025 terdapat sekitar Rp8,53 triliun dana yang dihimpun perbankan di Kebumen. 

Sementara posisi kredit berdasarkan lokasi proyek mencapai sekitar Rp8,44 triliun. Selisih nominal keduanya sekitar Rp82,90 miliar.***