Deposito Warga Kebumen Tembus Rp1,1 Triliun, Naik Rp62,87 Miliar dalam Setahun
![]() |
| Ilustrasi aktivitas perbankan di Kabupaten Kebumen. Nilai deposito pada bank umum dan BPR/BPRS di Kebumen mencapai sekitar Rp1,11 triliun pada 2025. (Foto: Ilustrasi AI) |
PALINGKEBUMEN.COM - Nilai dana masyarakat yang tersimpan dalam bentuk deposito di perbankan Kabupaten Kebumen mencapai sekitar Rp1,11 triliun pada 2025. Nilai tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah yang bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat deposito pada bank umum di Kebumen mencapai Rp647,699 miliar pada 2025.
Sementara deposito pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) mencapai Rp460,117 miliar.
Jika kedua kelompok perbankan tersebut digabungkan, total deposito di Kebumen mencapai sekitar Rp1,108 triliun.
Angka tersebut meningkat dibandingkan 2024. Pada tahun itu, deposito pada bank umum tercatat Rp629,053 miliar, sedangkan deposito pada BPR dan BPRS mencapai Rp415,892 miliar.
Secara total, dana deposito bertambah sekitar Rp62,87 miliar dalam setahun. Dari sekitar Rp1,045 triliun pada 2024 menjadi Rp1,108 triliun pada 2025.
Deposito Bank Umum Naik Rp18,65 Miliar
Pada kelompok bank umum, nilai deposito meningkat sekitar Rp18,65 miliar. Nilainya bertambah dari Rp629,053 miliar pada 2024 menjadi Rp647,699 miliar pada 2025.
Kenaikan tersebut setara sekitar 3 persen dalam setahun. Data BPS mencatat angka ini bersama jenis dana pihak ketiga lainnya, yakni giro dan tabungan.
Sementara itu, deposito pada BPR dan BPRS mengalami pertumbuhan lebih besar.
Nilainya meningkat dari Rp415,892 miliar pada 2024 menjadi Rp460,117 miliar pada 2025, atau bertambah sekitar Rp44,22 miliar.
Pertumbuhan deposito BPR dan BPRS tersebut mencapai sekitar 10,6 persen.
Total Dana Deposito Menembus Rp1 Triliun
Jika digabungkan, pertumbuhan deposito pada dua kelompok perbankan tersebut membuat nilai dana masyarakat yang tercatat sebagai deposito di Kebumen menembus Rp1 triliun.
Total deposito meningkat sekitar 6 persen dari 2024 ke 2025. Angka ini menggambarkan perkembangan dana pihak ketiga yang dihimpun perbankan di Kebumen.
Tetapi tidak dapat secara langsung diartikan sebagai kenaikan jumlah kekayaan atau pendapatan seluruh masyarakat.
BPS mencatat data tersebut bersumber dari OJK dan menyajikannya dalam statistik dana pihak ketiga menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah.***
