15.116 Penduduk Pilih Pindah dari Kebumen pada Semester I 2026, Ini Selisihnya

15.116 Penduduk Pilih Pindah dari Kebumen pada Semester I 2026, Ini Selisihnya
Ilustrasi aktivitas warga di Kabupaten Kebumen. Data kependudukan Semester I 2026 mencatat 15.116 penduduk pindah dan 12.125 penduduk datang, sehingga terjadi migrasi neto keluar 2.991 jiwa. (Foto: Dok. Paling Kebumen)
PALINGKEBUMEN.COM - Kabupaten Kebumen mencatat arus perpindahan penduduk keluar lebih besar dibandingkan penduduk yang datang pada Semester I 2026. 

Data Agregat Kependudukan Kabupaten Kebumen mencatat 15.116 penduduk pindah, sementara penduduk yang datang mencapai 12.125 jiwa. Selisih keduanya mencapai 2.991 jiwa.

Data tersebut bersumber dari PDAK Kementerian Dalam Negeri per 30 Juni 2026. 

Jika dibandingkan, jumlah penduduk yang tercatat pindah dari Kebumen lebih banyak 2.991 jiwa daripada penduduk yang tercatat datang ke daerah tersebut.

Angka itu menunjukkan migrasi neto keluar Kebumen selama Semester I 2026. 

Namun, selisih tersebut tidak dapat langsung diartikan sebagai penurunan jumlah penduduk Kebumen karena perubahan jumlah penduduk juga dipengaruhi oleh kelahiran dan kematian.

Dari 26 kecamatan, Kecamatan Kebumen mencatat jumlah penduduk pindah terbanyak, yakni 1.669 jiwa. Pada saat yang sama, terdapat 1.367 penduduk yang datang ke kecamatan tersebut.

Kecamatan dengan jumlah penduduk pindah berikutnya antara lain Sempor sebanyak 789 jiwa, Ayah 736 jiwa, Sruweng 727 jiwa, Alian 698 jiwa, dan Karanggayam 697 jiwa.

Sementara itu, sejumlah kecamatan justru mencatat jumlah penduduk datang lebih tinggi daripada penduduk pindah. 

Petanahan mencatat 572 penduduk pindah dan 592 datang, sedangkan Karanganyar mencatat 393 penduduk pindah dan 431 datang.

Data tersebut memberikan gambaran mengenai tingginya mobilitas penduduk Kebumen pada paruh pertama 2026. 

Secara keseluruhan, arus keluar masih lebih besar dibandingkan arus masuk dengan selisih 2.991 jiwa.

Dengan demikian, sepanjang Semester I 2026, Kebumen mencatat 15.116 penduduk pindah dan 12.125 penduduk datang. 

Selisih 2.991 jiwa menunjukkan migrasi neto keluar, tetapi bukan angka penurunan jumlah penduduk secara keseluruhan.***